Kondisi Ekonomi Penduduk Arab Jahiliyah


Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi mengikuti keadaan sosial, yang bisa dilihat dari jalan kehidupan bangsa Arab. Perdagangan ialah fasilitas yang paling mayoritas untuk menyanggupi keperluan hidup. Jalur-jalur jual beli tidak bisa dikuasai begitu saja kecuali jikalau sanggup memegang kontrol keselamatan dan perdamaian. Sementara itu keadaan yang kondusif seumpama ini tidak terwujud di Jazirah Arab kecuali pada bulan-bulan suci. Pada ketika itulah dibuka pasar-pasar Arab yang sungguh terkenal, seumpama Ukazh, Dzil-Majaz, Majinnah, dan lain-lainnya.

Tentang perindustrian atau kerajinan, mereka yaitu bangsa yang paling mengenalnya. Kebanyakan hasil kerajinan yang ada di Arab seumpama jahit menjahit, menyamak kulit dan lain-lainnya berasal dari rakyat Yaman, Hirah, dan pinggiran Syam. Sekalipun begitu di tengah jazirah ada pertanian dan penggembalaan binatang ternak. 

Sedangkan wanita-wanita cukup menanggulangi pemintalan. Tetapi kekayaan-kekayaan yang dimiliki dapat memanggil pecahnya peperangan. Kemiskinan, kelaparan, dan orang-orang yang telanjang ialah panorama yang biasa di tengah masyarakat.

-------------------------------

sumber : Sirah Nabawiyah. Karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, hal. 36-37.

Belum ada Komentar untuk "Kondisi Ekonomi Penduduk Arab Jahiliyah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel